Total Tayangan Halaman

Senin, 20 Juli 2026

Bahasa Lampung Kelas 7 Semester Ganjil "Wawarahan", Senin 20 Juli 2026

IDENTITAS :
Nama Guru                   : Tungga Wijaya, S.Kom
Mata pelajaran              : Bahasa Lampung
Hari, Tanggal                : Senin 20 Juli 2026
Kelas                            : VII
Materi Pembahasan     
Wawarahan - Difabel
Assalammualaikum Wr. Wb.. 
Assalammualaikum Wr. Wb..

Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian...
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Lampung Kelas 7 hari ini 
Senin 20 Juli 2026, Pada Pelajaran hari ini kita akan membahas tentang "Wawarahan - Difabel". Silahkan dibaca dan dipahami materinya serta ikuti instruksi diakhir materi pembahasan,. 

 

BAB 1

 

CP: Siswa mampu memahami dan mengungkapkan isi wacana lisan baik sastra maupun non sastra

Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu menentukan unsur intristik dari wawarahan bahasa Lampung

Alur Tujuan Pembelajaran : 

  1. Menentukan tokoh-tokoh wawarahan yang dibaca/didengarkan
  2. Menjelaskan karakter tokoh
  3. Menyebutkan latar/setting
  4. Menentukan tema wawarahan yang dibaca/didengarkan 

Materi Pelajaran :  Wawarahan “Landak Sai Punggah”

Metode Pembelajaran :
  1. Base Learning
  2. Penugasan                                            

WAWARAHAN (Difabel)
(Pertemuan 1)

 

1. Pengertian Warahan:

  • Warahan adalah cerita atau kisah yang disampaikan secara lisan dengan irama tertentu. 
  • Warahan juga dikenal sebagai wawarahan dalam Bahasa Lampung, yang berarti "berita" atau "cerita", menurut Kamus Bahasa Lampung. 
  • Cerita ini biasanya mengandung pesan moral dan nilai-nilai budaya. 
 2. Unsur-unsur Warahan:
  • Tema: Ide pokok atau gagasan utama yang ingin disampaikan dalam cerita.
  • Tokoh dan Penokohan: Pelaku dalam cerita, termasuk tokoh protagonis (baik), antagonis (jahat), dan tritagonis (netral).
  • Latar: Tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.
  • Alur/Plot: Jalan cerita atau rangkaian peristiwa dalam cerita.
  • Konflik: Masalah atau pertentangan yang terjadi dalam cerita.
  • Amanat: Pesan moral yang ingin disampaikan penulis. 

 3. Jenis-jenis Warahan:
  • Mite: Cerita tentang dewa-dewa dan awal mula alam semesta.
  • Legenda: Cerita tentang asal usul suatu tempat atau benda.
  • Dongeng: Cerita rakyat yang mengandung unsur fantasi dan nilai-nilai moral.
  • Epos: Cerita kepahlawanan yang panjang.
  • Cerita Binatang: Cerita yang tokohnya adalah binatang. 
 4. Contoh Warahan:
  • Contoh warahan yang sering diangkat adalah cerita tentang asal usul suku Lampung, kisah-kisah kepahlawanan, dan cerita untuk anak-anak. 
  • Warahan juga bisa berupa nyanyian rakyat (lagu daerah)
 5. Penyampaian Warahan:
  • Warahan biasanya disampaikan oleh seorang Pewara (penyampai cerita). 
  • Warahan bisa disampaikan secara lisan, terkadang diiringi musik tradisional seperti gambus lunik
  • Penyampaian wawarahan bisa dilakukan diberbagai kesempatan, termasuk saat santai atau acara adat. 
 6. Fungsi Warahan:
  • Sebagai sarana hiburan dan pendidikan.
  • Sebagai media untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi Lampung.
  • Sebagai alat untuk menyampaikan pesan moral dan nasihat. 
  • Penting untuk diingat: Warahan merupakan bagian dari warisan budaya takbenda Lampung yang perlu dilestarikan

 

Refleksi: 
  1. Siswa menyimak pemaparan materi yang disampaikan oleh guru diruang kelas tentang Wawarahan dan menyebutkan beberapa cerita-cerita dari jenis-jenis wawarahan sebagai pembuka wawasan pengetahuan siswa terhadap wawarahan.
  2. guru memberikan tugas beruapa pertanyaan kepada siswa yaitu : 
    menyebutkan minimal 1 judul cerita wawarahan dari jenis apapun dan menjelaskan secara singkat cerita yang mereka sebutkan tersebut dari provinsi lampung atau dari lain daerah di indonesia..

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INFORMATIKA Kelas 9 Semester Ganjil "Literasi Digital - Aplikasi Perkantoran Presentasi", Kamis 3 September 2026

Idendtitas Nama Guru       : Tungga Wijaya, S.Kom Mata Pelajaran  : Informatika Hari/Tanggal      : Kamis 3 September 2026 Fase/Kelas     ...