Total Tayangan Halaman

Kamis, 07 Mei 2026

Bahasa Lampung Kelas 8 Semester Genap "Antonim dan Sinonim", Kamis 7 Mei 2026

IDENTITAS.

Nama Guru                : Tungga Wijaya
Mata pelajaran           
Bahasa Lampung
Hari, Tanggal              : Kamis, 7 Mei 2026
Kelas                          : VIII
Materi / pembahasan : Antonim dan Sinonim


TUJUAN PEMBELAJARAN :
 

Model Pembelajaran :
Dalam Jaringan

Metode Pembelajaran : 

Penugasan/latihan 

Antonim dan Sinonim

Materi bahasa Lampung kelas 8 berikut ini membahas tentang :
Sinonim (Padan Kata/kata berartim sama) dan
Antonim (Lawan Kata).

 

Pemahaman ini penting untuk meningkatkan kosakata dan pemahaman teks. Contoh kunci meliputi Ngemik=wat (ada), Lamon=nayah (banyak), Betoh><Betong (lapar><kenyang), dan Balak><Lunik (besar><kecil).

1. Sinonim (Padan Kata) Bahasa Lampung

Persamaan kata atau padan kata adalah kata-kata yang berbeda tetapi memiliki arti yang sama atau hampir sama.

  • Ngemik = Ngedok = Wat : Ada / Mempunyai
  • Mei = Kan : Nasi
  • Tumbuk = Tungga = Tunggo : Bertemu
  • Sepok = Ngunut : Cari
  • Lamon = Nayah : Banyak
  • Pek = Halom : Hitam
  • Wawai = Api : Baik / Bagus

 

2. Antonim (Lawan Kata) Bahasa Lampung

Lawan kata adalah kata-kata yang mempunyai arti berlawanan.

  • Betoh >< Betong : Lapar >< Kenyang
  • Mawas >< Debingi : Siang >< Malam
  • Handak >< Halom : Putih >< Hitam
  • Akuk >< Juk : Ambil >< Beri
  • Dawak >< Kamah : Bersih >< Kotor
  • Muli >< Meghanai : Gadis >< Bujang
  • Mak >< Apak : Ibu >< Bapak
  • Ghanggal >< Ghebah : Tinggi >< Rendah
  • Buttak >< Tijang : Pendek >< Panjang
  • Balak >< Lunik : Besar >< Kecil


ASSESMENT:
Coba kalian sebutkan minimal 2 contoh Antonim dan 2 sinonim dengan bahasa Lampung beserta artinya dalam video rekaman. Video rekaman silahkan dikirimkan secara japri ke guru mapel..

REFLEKSI :

  1. Pembelajaran hari ini yaitu peserta didik menyebutkan contoh dari antonim dan sinonim sebanyak 2 contoh berikut artinya dengan benar dalam bentuk rekaman video..

Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..
Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb....

 

 

 

Bahasa Lampung Kelas 7 Semester Genap "Kalimat Aktif dan Pasif", Kamis 7 Mei 2026

IDENTITAS :

Nama Guru              :Tungga Wijaya 
Mata pelajaran         : Bahasa Lampung
Hari, Tanggal            : Kamis 7 Mei 2026 
Kelas                        : VII
Materi Pembahasan : Kalimat Aktif dan Pasif

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Model Pembelajaran :
Dalam Jaringan

Metode Pembelajaran : 

Penugasan / latihan 

Materi Bahasa Lampung kelas 7 mempelajari kalimat Tunggal, Aktif (subjek melakukan aksi, awalan N-) dan kalimat pasif (subjek menerima aksi, awalan di- atau ter-). 
Contoh aktif: Ina ngabatok kanika (Ibu memotong makanan). 
Contoh pasif: Kanika dibatok Ina (Makanan dipotong Ibu). 

Ciri utama: aktif menggunakan afiks nga-, pasif menggunakan di- atau ter-.

1. Kalimat Tunggal (Kalimat Sederhana)

Kalimat tunggal dalam bahasa Lampung adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu subjek dan satu predikat.

  • Struktur: S + P (atau S+P+O)
  • Contoh:
    • Adik mengan. (Adik makan) - S+P
    • Sapa ngebaca buku? (Siapa membaca buku?) - S+P+O
    • Mamak ngupi. (Ayah minum kopi) - S+P+O

2. Kalimat Aktif (Kalimat Aktip)
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya (S) melakukan tindakan/aktivitas yang dijelaskan dalam predikat (P). Dalam bahasa Lampung, kata kerja aktif sering ditandai dengan awalan (prefiks) N- (ng-, m-, ny-, n-).

  • Contoh:
    • Rani nganjak gulai. (Rani memasak sayur).
    • Hana maca buku. (Hana membaca buku).

3. Kalimat Pasif (Kalimat Pasip)
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya (S) menjadi sasaran tindakan atau menerima perbuatan dari objek. Kalimat pasif dalam bahasa Lampung sering ditandai dengan penggunaan awalan di- atau ter-.

  • Contoh:
    • Gulai dianjak Rani. (Sayur dimasak Rani).
    • Buku dibaca Hana. (Buku dibaca Hana).

Perbedaan Utama:

  • Aktif: Pelaku (S) berada di depan. Contoh: Tiyan mupok api (Mereka memadamkan api).
  • Pasif: Sasaran/Objek berada di depan (menjadi subjek). Contoh: Api dipupok tiyan (Api dipadamkan mereka).

Latihan Pengubahan (Aktif ke Pasif):

  1. Aktif: Adik nyapu laman. (Adik menyapu halaman).
  2. Pasif: Laman disapu adik. (Halaman disapu adik).

ASSESMENT:
Rangkumlah materi pelajaran diatas dan kalian buat contoh kalimat aktif dan pasif dalam bahasa lampung sebanyak : 
- 3 kalimat Aktif dan 
- 3 kalimat pasif 
selain dari contoh kalimat pada materi diatas..


REFLEKSI :

  1. Materi pelajaran




Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..
Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb....

 

 

Bahasa Lampung Kelas 8 Semester Genap "Antonim dan Sinonim", Kamis 7 Mei 2026

IDENTITAS. Nama Guru                       : Tungga Wijaya Mata pelajaran                :  Bahasa Lampung Hari, Tanggal                   :...