Idendtitas
Nama Guru : Tungga Wijaya, S.Kom
Mata Pelajaran : Bahasa Lampung
Hari/Tanggal : Senin 26 Oktober 2026
Fase/Kelas : D / 9
Judul Materi : (Puisi) Ringget / Pisaan
Pertemuan ke : 10
BAB 5
CP: Siswa mampu memahami dan mengungkapkan isi wacana lisan baik sastra maupun non sastra
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu Mendengarkan kembali isi puisi (pepaccur) dalam bahasa Lampung dengan kalimat sederhana
- Meaningful (Bermakna): Siswa memahami bahwa Pepacur (puisi adat Lampung) dan Pisaan (puisi adat Saibatin) bukan sekadar nyanyian atau bait sastra biasa, melainkan media tutur luhur yang memuat nilai-nilai nasihat kehidupan, tatanan moral, puji-pujian, serta ungkapan perasaan yang menghubungkan generasi muda dengan kearifan adat kedua suku Lampung.
- Mindful (Berkesadaran): Siswa mendengarkan dan mengamati bait-bait Pepacur dan Pisaan secara cermat, lalu menganalisis struktur bait, rima, irama penuturan, serta makna kiasan (makna tersirat) di dalamnya secara teliti untuk meresapi pesan moral dan keindahan Bahasa Lampung klasik secara berkesadaran.
- Joyful (Menyenangkan - Pembelajaran Daring): Tantangan "Tebak Pesan Moral & Sambung Bait" melalui rekaman suara (voice note) di grup WhatsApp atau platform interaktif seperti Quizizz/Padlet. Siswa mendengarkan cuplikan audio / video Pepacur pendek, lalu berlomba menebak makna nasihatnya atau melengkapi baris terakhir dengan kalimat mereka sendiri secara santai dan gembira dari rumah.
- Peserta didik mampu Mendengarkan contoh pepaccur yang dibacakan
- Menentukan ciri-ciri yang terkandung dalam pepaccur
- Menyimpulkan isi dari pepaccur
Materi Pelajaran : Pepaccur (Puisi) berbahasa Lampung
Metode Pembelajaran : Base Learning,Pepaccur (Puisi) berbahasa Lampung
Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan merupakan salah satu bentuk kesenian
Lampung, terutama seni sastra.
Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan biasanya
dibacakan pada saat upacara adat seperti perkawinan dan khitanan.
Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan adalah seni sastra / puisi berisi nasihat,
harapan, petunjuk, pemberian adok atau gelar yang diucapkan dalam bahasa
Lampung.
Istilah pepaccur dikenal di lingkungan masyarakat Lampung
dialek O.
Di lingkungan masyarakat Lampung dialek A dikenal dengan
istilah pepaccogh (di lingkungan masyarakat Lampung dialek A Sebatin
dikenal dengan istilah wawancan).Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan disampaikan
oleh orang yang ahli dan dapat melagukan sesuai dengan iramanya.
Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Tidak ada pembukaan
2. Berisikan nasihat
3. Memiliki pola ab ab, abcd, abc abc
4. Dapat dilakukan dimana sajabagi yang memerlukan nasihat.
5. Terdiri atas sejumlah bait dan setiap bait terdiri atas empat atau enam baris. Jumlah bait tergantung pada sedikit atau banyaknya pesan yang disampaikan.
Berikut ini adalah contoh Pepaccur/Pepaccogh/Wawancan :
Bismillah babakh kata... Salam pembukaan ni...
Mahap pun ngalimpukha... Sauyin ahli wakhi...
Anjo huwakhan wakhca.... Ngebakh cawa bukheti...
Kham imat jama jama... Kalau wat faidah ni...
Mula wat babakh wakhca... Ngawawancan basa ni...
Tangkai seni budaya... Sai pakhlu kham tikali....
Latihan..!
Coba Kamu bawakan salah satu pepacur yang kamu cari dari internet. kemudian videokanlah serta kirimkan video nya kepada guru mata pelajaran.
Refleksi / Kesimpulan..