Assalammualaikum Wr. Wb..
Semangat pagi siswa-siswi sekalian...
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Lampung Kelas 7 hari ini Selasa 24 februari 2026,
Pada Pelajaran hari ini kita akan membahas tentang "Kain Tapis Lampung". Silahkan dibaca
dan dipahami materinya serta ikuti instruksi diakhir materi pembahasan.
BAB 7
CP: Siswa mampu memahami dan mengungkapkan isi wacana lisan baik sastra maupun non sastra
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu Menterjemahkan wacana non sastra tentang tapis yang ditulis dalam bahasa Lampung ke dalam bahasa Indonesia
Alur Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu
1. Membaca wacana tentang tapis
2. Menterjemahkan wacana
3. Menjelaskan jenis-jenis tapis
4. Mencari kata-kata sulit
5. Menentukan jenis karangan
6. Menyimpulkan isi wacana
Materi Pelajaran : Kain Tapis Lampung
Metode Pembelajaran :- Presentasi
- Penugasan
.
(Pertemuan )
Kain Tapis adalah
kerajinan tenun tradisional Lampung berbentuk sarung, dibuat dari benang kapas dengan sulaman benang emas/perak (teknik cucuk) yang menampilkan motif flora/fauna. Merupakan simbol status sosial dan kesucian, tapis digunakan wanita Lampung dalam upacara adat/pernikahan. Motif populer meliputi pucuk rebung dan kapal.
Berikut adalah materi materi Bahasa Lampung Fase D tentang Kain Tapis Lampung:
1. Pengertian dan Fungsi
Pengertian: Kain tapis adalah pakaian wanita suku Lampung berbentuk sarung yang dihasilkan dari tenun benang kapas, disulam menggunakan benang emas, benang perak, atau bahan sugi.
Fungsi: Alat pelindung tubuh, perhiasan, lambang kesucian, dan penanda status sosial seseorang.
Penggunaan: Dipakai pada acara adat, pernikahan, dan acara keagamaan.
2. Teknik dan Bahan Pembuatan
Teknik: Dibuat dengan sistem sulam (dalam Bahasa Lampung disebut Cucuk).
Bahan: Benang kapas (bahan dasar) dan benang emas/perak (untuk hiasan).
Alat: Tekang/pamidangan (alat merentang kain), jarum jahit, dan gunting.
Proses: Pemintalan kapas, pewarnaan, dan penyulaman ragam hias.
3. Jenis-jenis Kain Tapis
Tapis Jung Sarat: Sering digunakan oleh pengantin wanita.
Tapis Raja Medal: Digunakan oleh kerabat tua.
Tapis Tuho: Kain tua yang melambangkan status sosial tertinggi, digunakan saat pengambilan gelar atau perkawinan.
Tapis Lawet Linau: Digunakan oleh gadis penari atau pengiring pengantin.
4. Motif Kain Tapis
Motif pada kain tapis umumnya terinspirasi dari alam, flora, dan fauna, seperti:
Pucuk Rebung: Simbol pertumbuhan.
Gajah: Simbol kekuatan.
Bintang/Bintang Perak: Simbol keindahan.
Flora & Fauna: Ragam hias tumbuhan dan hewan.
5. Pembagian Tapis Berdasarkan Adat
Tapis Pesisir (Saibatin): Motif cenderung didominasi flora.
Tapis Pepadun: Motif cenderung sederhana dan kaku.
Kosakata Terkait (Bahasa Lampung - Indonesia):
Tapis = Kain sulam emas.
Cucuk = Sulam.
Tenun = Menenun/alat tenun.
Benang Emas = Benang emas.
Motif/Ragam Hias = Corak.
Muli = Gadis (pemakai tapis).
Meghanai = Bujang.
Tugas :
Bawakanlah
dengan membacakan nya didepan kelas sesuai gaya / karakter yang ada
didalam wacana teks tersebut kemudian tentukanlah amanat dari wacana
teks tersebut..
Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..
Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar