IDENTITAS :
Nama Guru : Tungga Wijaya, S.Kom
Mata pelajaran : Bahasa Lampung
Hari, Tanggal : Senin 24 Agustus 2026
Kelas : VII
Materi Pembahasan : Bejuluk / Beadok
BAB 3
TP : Peserta didik mampu Memahami Adat Masyarakat Lampung tentang “Bejuluk Beadek”
Alur Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu Memahami dan Menafsirkan wacana Adat Masyarakat Lampung tentang “Bejuluk Beadek atau Gelar /Julukan pada seseorang
- Base Learning
- Penugasan
Assalammualaikum Wr. Wb..
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Lampung Kelas 9 hari ini Senin 24 Agustus 2026, Pada Pelajaran hari ini kita akan membahas tentang "Bejuluk Beadek/Beadok. Silahkan dibaca dan dipahami materinya serta ikuti instruksi diakhir materi pembahasan:
dapat disampaikan bahwa:
Salah satu nilai keagamaan yang terkait dengan pelajaran Bahasa Lampung Bejuluk/Beadek (Beadok), yaitu pemberian gelar atau nama adat yang memiliki makna dan menjadi bagian dari identitas seseorang dalam masyarakat Lampung adalah sebagai berikut:
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
Artinya:
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.”
(QS. Al-Hujurat: ayat 13)
Penerapan dalam Pembelajaran
Ayat tersebut tidak hanya disampaikan sebagai hafalan, tetapi dikaitkan langsung dengan materi Bejuluk/Beadek (Beadok). Guru menjelaskan bahwa keberadaan masyarakat Lampung dengan bahasa dan adat budayanya merupakan bagian dari keberagaman manusia yang Allah ciptakan.
Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa:
- Allah adalah Maha Pencipta (Al-Khaliq) yang menciptakan manusia dengan berbagai suku, bahasa, dan budaya.
- Bejuluk/Beadek (Beadok) merupakan salah satu bentuk budaya masyarakat Lampung yang menjadi identitas dan warisan dari generasi ke generasi.
- Mempelajari dan melestarikan budaya Lampung merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah atas keberagaman yang telah diciptakan-Nya.
- Gelar adat tidak boleh menjadi alasan untuk merasa lebih tinggi atau lebih rendah dari orang lain, karena kemuliaan manusia di hadapan Allah ditentukan oleh ketakwaannya.
- Peserta didik diharapkan mampu menghargai identitas budaya sendiri sekaligus menghormati budaya orang lain.
Bejuluk Beadok/Adek (A/O) Gelar Adat
(Pertemuan 1)
Dalam masyarakat adat Lampung,
Julukan atau gelar disebut Adok dan merupakan
identitas yang diwariskan secara turun-temurun atau dianugerahkan berdasarkan
struktur adat.
Contoh gelar yang umum adalah :
- Suttan,
- Pengiran,
- Dalom,
- Batin,
- Radin,
- Minak, dan
- Kimas,
Pengertian (Adok / Adek (A/O) artinya Gelar Adat
- Adok: adalah gelar atau panggilan yang menunjukkan kedudukan atau jenjang dalam adat masyarakat Lampung, bersifat turun-temurun atau dianugerahkan karena memenuhi tata aturan adat.
- Adok berfungsi sebagai identitas sosial dan merupakan nilai falsafah hidup yang mendarah daging bagi masyarakat adat Lampung.
- Penetapan Adok biasanya dilakukan dalam upacara adat dan mengikuti hierarki yang sudah ditetapkan.
Jenis-jenis Gelar Adat
Berikut adalah beberapa contoh gelar yang umum dijumpai dalam masyarakat adat Lampung:
- Suttan : Gelar yang sering diasosiasikan dengan kepemimpinan atau bangsawan.
- Pengiran : Gelar bangsawan lainnya dalam struktur adat.
- Dalom : Gelar yang diberikan kepada keturunan atau kerabat raja atau batin.
- Batin : Gelar penting yang sering dikaitkan dengan pemimpin spiritual atau adat.
- Radin : Gelar yang diwariskan turun-temurun, terkait dengan status bangsawan atau keturunan raja.
- Minak : Gelar yang juga menunjukkan status sosial dan sering ditemukan dalam tatanan adat.
- Kimas : Gelar lain dalam masyarakat adat yang menunjukkan tingkatan sosial tertentu.
Pentingnya Adok
- Adok adalah identitas utama yang melekat pada pribadi seseorang dan harus dijaga serta dihormati.
- Seseorang yang memiliki gelar adat diharapkan memiliki kepribadian dan perilaku sesuai dengan gelar yang disandangnya, sesuai dengan prinsip "Bejuluk Beadok" (memiliki julukan dan bergelar).
Tugas..!
Sebutkan Dan Jelaskan Adok/Adek Yang
Ada Masing-masing Dalam Adat Saibatin Dan Pepadun..!
Refleksi..
Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..
Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar