Total Tayangan Halaman

Senin, 31 Agustus 2026

Bahasa Lampung Kelas 7 Semester Ganjil "Wawarahan", Senin 31Agustus 2026

IDENTITAS :
Nama Guru                   : Tungga Wijaya, S.Kom
Mata pelajaran              : Bahasa Lampung
Hari, Tanggal                : Senin 31Agustus 2026
Kelas                            : VII
Materi Pembahasan     
Wawarahan - Difabel
Pertemuan                    : 6 (Enam)

BAB 2

 

CP: Siswa mampu memahami dan mengungkapkan isi wacana lisan baik sastra maupun non sastra

Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu menentukan unsur intristik dari wawarahan bahasa Lampung

Tujuan Pembelajaran : 

  1. Menentukan tokoh-tokoh wawarahan yang dibaca/didengarkan
  2. Menjelaskan karakter tokoh
  3. Menyebutkan latar/setting
  4. Menentukan tema wawarahan yang dibaca/didengarkan 

Materi Pelajaran :  Wawarahan “Landak Sai Punggah”

Metode Pembelajaran :
  1. Base Learning
  2. Penugasan                                            
  • Meaningful: Memahami nilai moral dan amanat dari cerita "Landak Sai Punggah" tentang dampak buruk sifat sombong (punggah) serta pentingnya sikap rendah hati (sikep maring/tuma'ninah) dalam kehidupan bermasyarakat sesuai kearifan lokal Lampung.

  • Mindful: Mengamati teks wawarahan secara cermat untuk mengidentifikasi kosakata (kosa kata/hadat), dialek, unsur intrinsik cerita, serta struktur kalimat Bahasa Lampung yang digunakan dalam memuat pesan moral.

  • Joyful: Tantangan "Dramatisasi Swara & Kartu Urutan", di mana siswa berlomba menyusun alur cerita yang diacak secara berkelompok dan menirukan karakter suara tokoh hewan (Landak dan kawan-kawan) dengan ekspresif dan menyenangkan.

 
Materi:
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
 

Anak-anakku, sebelum kita menyelami materi Wawarahan cerita hewan "Landak Sai Punggah", mari kita renungi:

  1. Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT menciptakan ragam jenis makhluk hidup, termasuk hewan dengan keunikan dan karakternya masing-masing. Melalui cerita wawarahan ini, kita diajak mengagumi tanda-tanda kebesaran-Nya serta mengambil ikhtibar (pelajaran) dari sifat para tokoh hewan yang diciptakan untuk menjadi cermin kehidupan manusia.

  2. Al-Malik (Maha Memelihara/Penguasa): Allah SWT adalah Penguasa mutlak yang mengatur tatanan kehidupan agar manusia dan makhluk lain hidup berdampingan secara harmoni. Hal ini mengajarkan kita—melalui kisah "Landak Sai Punggah"—bahwa kesombongan (punggah) atas kelebihan diri hanya akan merusak tatanan sosial, sedangkan sifat rendah hati (tuma'ninah) dan menghargai sesama adalah kunci menjaga kedamaian sesuai kearifan lokal Lampung.

  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT melimpahkan rezeki tidak hanya berupa materi, tetapi juga keahlian berbahasa, sastra, dan pelajaran hidup (piil senggiri). Ilmu memahami teks wawarahan ini hadir sebagai rezeki berpikir agar kita dapat memetik hikmah moral, melestarikan bahasa daerah Lampung, serta menyebarkan kebaikan melalui pesan nasihat (wawarahan) yang bermakna.

WAWARAHAN (Difabel)

 

Bacolah ceghita dibah sinji jama ceghmat..!

LANDAK SAI PUNGGAH

Landak Yakdolah Binatang Sai Badanne Hampir Gegoh Tikus, Bidane Ngedok Bulu Sai Tajom. Suatu Ghani Sewaktu Ya Lagi Lapah Lapah Tungga Jama Kelinci Kijang Ghik Memai. Waktu Tin Tungga Kelinci Nagu Jam Landak" Hai Landak Niku Haga Mit Dipa?" Kidang Landak Mak Ngejawab Cawane Kelinci, Kijang Cawa Jama "Niku Cak Mak Ngejawab Cawane Kelinci". Hane Landak "Haga Api Nyak Ngicik Jama Kelinci Nyak Kan Lebih Hebat Jak Kelinci. Liyak Buluku Tajom Warnane Halom Sambil Nunjukko Badanne Bahwa Iya Punggah.

Ghadu Jak Hena Landak Teghus Lapah, Ulih Kepalaian Iya Bugendom Di Bah Batang Gedang Mak Dipandai Buah Gedang Wat Sai Ghadu Mesak, Bahkan Hampir Gegoh. Lagi Tahabu Angin Kencog Ghatong Gedang Ngelatu Landak Sai Lagi Tahabu. Gedang Nancop Di Tundunne Landak. Ulih Kena Bulune Sai Tajom Landak Kesakikan. Ia Mak Dacok Lapah Ulih Kebiyaan.

Jawablah Pertanyaan dibah sinji jama benakh

  1. Cawaken tokoh-tokoh ataw pemegung peghan sai terdacok pada wawarahan?
  2. Jelasko karakter masing-masing anjak pemegung peghan?
  3. Jelasko tema wawarahan sai didengis sau judulni "landak Sai Punggah"?
  4. Wat pigha pemegung peghan ghellom wawarahan "Landak sai punggah"?.

 Refleksi: 

  1. Guru menamplikan teks cerita wawarahan dengan judul "landak Sai Punggah" berbahasa lampung didepan kelas serta memberikan instruksi kepada siswa untuk menyalin teks cerita tersebut serta menjawab pertanyaan terkait cerita yang siswa salin...


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahasa Lampung Kelas 7 Semester Ganjil "Wawarahan", Senin 31Agustus 2026

IDENTITAS : Nama Guru                        : Tungga Wijaya, S.Kom Mata pelajaran                  : Bahasa Lampung Hari, Tanggal          ...